OpenAI Luncurkan Model AI “o3-mini” yang Lebih Cepat dan Terjangkau untuk Masalah STEM

Must read

Businesstrack.id- OpenAI meluncurkan model kecerdasan buatan (AI) baru bernama o3-mini, yang dirancang untuk meningkatkan aksesibilitas AI canggih dengan fokus pada efisiensi dan biaya. Model terbaru ini dipromosikan sebagai pilihan “kuat” dan “terjangkau,” dengan kemampuan yang lebih baik dalam menangani masalah di bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM), terutama dalam pemrograman, matematika, dan sains.
“Peluncuran hari ini menandai sebuah langkah penting menuju perluasan aksesibilitas ke AI canggih dalam rangka menjalankan misi kami,” ujar seorang juru bicara OpenAI dalam pernyataan tertulis.

Model o3-mini pertama kali diperkenalkan oleh OpenAI pada Desember 2024 bersamaan dengan sistem o3 yang lebih canggih. Meskipun o3-mini memiliki kemampuan yang serupa dengan rangkaian model o1 dan o1-mini, o3-mini beroperasi dengan kecepatan yang lebih tinggi dan biaya yang lebih rendah. OpenAI juga mengklaim bahwa o3-mini mengurangi “kesalahan besar” hingga 39 persen lebih sedikit pada pengujian A/B untuk “pertanyaan dunia nyata yang sulit” dibandingkan dengan o1-mini, dengan respons yang lebih jelas dan lebih cepat.

Mulai hari Jumat, o3-mini dapat diakses oleh semua pengguna melalui ChatGPT, dan juga tersedia melalui API OpenAI untuk pengembang tertentu. Namun, untuk tahap awal, model ini belum mendukung analisis gambar.
“Meskipun o1 tetap menjadi model penalaran pengetahuan umum yang lebih luas, o3-mini menyediakan alternatif khusus untuk domain teknis yang membutuhkan ketepatan dan kecepatan,” jelas OpenAI dalam blog resminya.
Peluncuran o3-mini ini memperlihatkan langkah OpenAI untuk mendobrak batasan dalam kecerdasan buatan yang lebih hemat biaya, meskipun model ini bukan yang terkuat di pasar, dan tidak mengungguli model penalaran R1 DeepSeek di semua tolok ukur, menurut laporan TechCrunch.

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest article