Lebih dari 2,3 Juta Peserta Manfaatkan Aplikasi Andal by TASPEN, Dorong Layanan Inklusif hingga Daerah 3T

Must read

Jakarta, 15 September 2025 –Sejak diluncurkan pada Januari 2025, aplikasi Andal by TASPEN telah digunakan oleh lebih dari 2,3 juta peserta di seluruh Indonesia. Langkah digitalisasi ini merupakan bagian dari komitmen PT TASPEN (Persero) untuk memberikan layanan yang merata, termasuk kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) aktif maupun pensiunan di wilayah 3T — Terdepan, Terluar, dan Tertinggal.

Corporate Secretary PT TASPEN, Henra, menyampaikan bahwa aplikasi Andal memudahkan akses layanan yang cepat, aman, dan andal, tanpa batasan geografis. “Kami ingin memastikan seluruh peserta, tanpa terkecuali, dapat menikmati layanan yang mudah diakses, modern, dan inklusif,” ujar Henra dalam keterangan resmi, Jumat (12/9).

Andal by TASPEN mengusung fitur autentikasi berbasis selfie yang memungkinkan peserta yang sudah melakukan perekaman wajah untuk mengakses layanan langsung tanpa perlu login ulang atau registrasi kembali. Fitur ini meningkatkan kenyamanan dan keamanan dalam pelayanan digital.

Salah satu pengguna aplikasi dari Jayapura, Leonard Banggo (65 tahun), mengaku terbantu dengan kemudahan tersebut. “Sekarang saya cukup selfie lewat aplikasi, lalu langsung bisa mengakses manfaat pensiun saya tanpa ribet login lagi,” ujarnya.

PT TASPEN juga memperkuat layanan dengan kehadiran 57 kantor cabang di seluruh Indonesia, termasuk di daerah 3T seperti Nias (Sumatera Utara), Kupang dan Ende (NTT), Ambon (Maluku), Ternate (Maluku Utara), Jayapura (Papua), dan Manokwari (Papua Barat).

Henra menambahkan bahwa sinergi antara layanan digital Andal dan jaringan kantor cabang fisik, serta kemitraan strategis dengan 44 mitra bayar—termasuk bank nasional, Pos Indonesia, dan Bank Pembangunan Daerah (BPD)—membuat pelayanan TASPEN semakin mudah dan dapat diandalkan.

Langkah ini juga sejalan dengan program pembangunan nasional Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, terutama dalam memperkuat sumber daya manusia melalui teknologi serta pemerataan pembangunan dari desa hingga pelosok negeri.

“Dengan digitalisasi yang menjangkau wilayah 3T, kami mendukung pemerataan akses dan kesempatan bagi seluruh masyarakat, khususnya ASN dan pensiunan di daerah-daerah terpencil,” tutup Henra.

 

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article