Jakarta, 29 September 2025 — Menteri Perdagangan, Budi Santoso, menegaskan bahwa penandatanganan Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif (CEPA) dengan Kanada dan Uni Eropa merupakan langkah strategis untuk memperkuat posisi Indonesia di pasar perdagangan dunia yang tengah menghadapi dinamika geopolitik.
Dalam pembukaan Strategic Forum ICA-CEPA dan IEU-CEPA di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Senin (29/9), Budi menyampaikan bahwa ekspor Indonesia ke Kanada mencapai 3,5 miliar dolar AS pada 2024, sementara ke Uni Eropa mencapai 30 miliar dolar AS pada periode yang sama.
“Penyelesaian CEPA ini menjadi pijakan awal yang penting untuk memperluas akses pasar dan meningkatkan daya saing produk Indonesia,” ujarnya.
📈 Ekspor Indonesia Berpotensi Melonjak
Perjanjian ICA-CEPA yang diteken di Ottawa, Kanada pada 24 September 2025, memberikan preferensi tarif bagi lebih dari 90 persen pos tarif Indonesia di pasar Kanada. Produk potensial seperti tekstil, alas kaki, furnitur, makanan olahan, elektronik, hingga sarang burung walet diprediksi makin kompetitif.
Beberapa produk juga langsung menikmati tarif nol persen, seperti makanan olahan, hasil laut, produk kerajinan berbahan serat alam, peralatan rumah tangga, serta granit dan marmer.
Sementara itu, perjanjian IEU-CEPA yang disepakati di Bali pada 23 September 2025 mencakup perdagangan barang, jasa, dan investasi antara Indonesia dan Uni Eropa. Lebih dari 98 persen tarif barang akan dihapuskan, yang diharapkan meningkatkan ekspor Indonesia ke Uni Eropa hingga 2,5 kali lipat dalam lima tahun ke depan.
Produk ekspor unggulan meliputi industri kepala sawit, kopi, tekstil, perikanan, elektronik, alas kaki, serta produk kehutanan termasuk furnitur.
🤝 Tim Khusus Awasi Implementasi CEPA
Untuk memastikan pelaksanaan perjanjian berjalan lancar, Budi mengatakan akan dibentuk tim khusus yang bertugas mengawasi dan menjawab berbagai pertanyaan terkait implementasi CEPA, baik dari pihak Kanada maupun Uni Eropa.
“Tim ini penting agar koordinasi dan pemantauan dapat berjalan efektif, meski secara teknis ada kementerian terkait yang juga terlibat,” jelasnya.
🌍 Akses Pasar Amerika Utara Terbuka Lebar
Budi juga optimistis bahwa CEPA dengan Kanada membuka peluang besar bagi Indonesia untuk menembus pasar Amerika Utara yang lebih luas, memperkuat posisi produk nasional di tingkat global.


