Rupiah Tembus Rp17.000 per Dolar AS, BI Perkuat Intervensi Moneter

Must read

Businesstrack.id- Bank Indonesia menegaskan komitmennya menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah tekanan global yang meningkat, setelah kurs rupiah melemah hingga menembus level Rp17.000 per dolar AS.

Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti menyatakan bahwa stabilitas menjadi prioritas utama bank sentral saat ini, seiring tingginya ketidakpastian global yang dipicu dinamika geopolitik, termasuk konflik di Timur Tengah.

Bank Indonesia pun mengoptimalkan seluruh instrumen operasi moneter yang dimiliki. Intervensi dilakukan secara konsisten dan terukur di berbagai pasar, mulai dari pasar spot, Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) di dalam negeri, hingga Non-Deliverable Forward (NDF) di pasar offshore.

Pada penutupan perdagangan Selasa, rupiah tercatat melemah 70 poin atau 0,41 persen ke posisi Rp17.105 per dolar AS, dari sebelumnya Rp16.980 per dolar AS. Sementara itu, kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) juga turun ke level Rp17.092 per dolar AS.

Menurut Destry, dampak konflik Timur Tengah terhadap perekonomian Indonesia bersifat dua arah. Di satu sisi, tekanan terhadap nilai tukar meningkat, namun di sisi lain kenaikan harga komoditas berpotensi memberikan keuntungan bagi Indonesia sebagai negara eksportir.

Sebelumnya, Gubernur BI Perry Warjiyo menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan berbagai skenario respons kebijakan, khususnya terkait pergerakan harga minyak dunia. Strategi tersebut mencakup kalibrasi intervensi di pasar valuta asing, penguatan cadangan devisa, serta penyesuaian kebijakan suku bunga.

Selain itu, Bank Indonesia juga menekankan pentingnya menjaga kinerja Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) guna meredam dampak eksternal. Upaya tersebut didukung oleh surplus neraca perdagangan yang pada Februari 2026 tercatat sebesar 1,27 miliar dolar AS, meningkat dibandingkan bulan sebelumnya.

Dengan cadangan devisa yang masih kuat serta koordinasi kebijakan yang terus diperkuat, BI optimistis stabilitas nilai tukar rupiah dapat tetap terjaga di tengah tekanan global.

 

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article