PLN Targetkan Hapus Ribuan Mesin Diesel, Beralih ke Energi Terbarukan

Must read

Businesstrack.id- PT PLN (Persero) mempercepat langkah transisi energi dengan menargetkan penghapusan ribuan mesin diesel pada pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Kebijakan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya mengurangi ketergantungan pada bahan bakar minyak (BBM) sekaligus menekan biaya produksi listrik.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyampaikan bahwa sebanyak 2.139 mesin diesel di 741 lokasi akan secara bertahap dieliminasi dan digantikan dengan pembangkit berbasis energi baru dan terbarukan (EBT).

Langkah ini dinilai strategis mengingat pembangkit berbasis BBM masih bergantung pada impor serta memiliki biaya operasional yang tinggi. Dengan mengganti sumber energi ke yang lebih bersih dan lokal, PLN tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga memperkuat ketahanan energi nasional.

Sebagai alternatif, PLN akan mengembangkan pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH) di wilayah yang memiliki potensi sumber air. Sementara itu, di daerah yang tidak memungkinkan pembangunan PLTMH, perusahaan akan mengandalkan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) yang dilengkapi dengan sistem penyimpanan energi atau battery energy storage system (BESS).

Kebijakan ini juga sejalan dengan arahan Prabowo Subianto yang mendorong percepatan konversi PLTD ke energi terbarukan, terutama di tengah tingginya harga minyak global. Pemerintah menilai transformasi ini penting untuk menjaga stabilitas energi sekaligus mendukung target transisi menuju energi bersih.

Selain itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebutkan bahwa pelaksanaan program ini turut melibatkan BPI Danantara untuk membantu menyelesaikan berbagai tantangan dalam proses konversi PLTD.

Dengan langkah tersebut, PLN berharap dapat menciptakan sistem kelistrikan yang lebih efisien, berkelanjutan, serta tidak lagi bergantung pada energi fosil berbasis impor.

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest article