Laba ANTAM Melonjak 58 Persen Jadi Rp3,66 Triliun di Kuartal I 2026

Must read

Businesstrack.id- Aneka Tambang (ANTAM) mencatatkan kinerja impresif pada kuartal I 2026 dengan membukukan laba bersih sebesar Rp3,66 triliun, meningkat 58 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kinerja positif ini ditopang oleh penguatan fundamental operasional, terutama dari segmen nikel yang solid, peningkatan pasokan emas, serta mulai beroperasinya fasilitas smelter grade alumina (SGA) yang mendukung pertumbuhan bisnis bauksit dan alumina.

Seiring dengan peningkatan laba bersih, ANTAM juga mencatatkan pertumbuhan EBITDA sebesar 55 persen menjadi Rp5,05 triliun. Laba kotor meningkat 54 persen menjadi Rp5,62 triliun, sementara laba usaha melonjak 67 persen menjadi Rp4,50 triliun.

Dari sisi top line, penjualan bersih mencapai Rp29,32 triliun atau tumbuh 12 persen secara tahunan, dengan kontribusi pasar domestik mendominasi hingga 97 persen.

Segmen emas masih menjadi penyumbang utama dengan kontribusi 81 persen terhadap total penjualan atau sebesar Rp23,89 triliun. Volume penjualan emas tercatat mencapai 8.464 kilogram. Untuk menjaga keberlanjutan pasokan, perseroan juga menjalin kerja sama melalui perjanjian penjualan dan pembelian emas dengan Merdeka Grup.

Sementara itu, segmen nikel menyumbang 15 persen terhadap total penjualan atau sebesar Rp4,47 triliun, didukung oleh produksi bijih nikel sebesar 3,88 juta wet metric ton (wmt). Adapun segmen bauksit dan alumina memberikan kontribusi 3 persen dengan nilai Rp879,14 miliar.

Di sisi neraca, total aset ANTAM meningkat signifikan menjadi Rp63,30 triliun, dengan ekuitas mencapai Rp40,41 triliun. Posisi kas dan setara kas juga menguat menjadi Rp9,04 triliun, mencerminkan likuiditas yang semakin solid.

Manajemen menyatakan bahwa kinerja ini dicapai di tengah tantangan global seperti fluktuasi harga komoditas, ketegangan geopolitik, dan perlambatan ekonomi dunia. Ke depan, ANTAM akan terus mengandalkan strategi operasional yang adaptif serta disiplin dalam pengelolaan biaya untuk menjaga pertumbuhan berkelanjutan.

 

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest article