ASDP Hadirkan Kebijakan Refund dan Reschedule Lebih Fleksibel dengan Layanan Digital Ferizy

Must read

Businesstrack.id- PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) kembali berinovasi untuk meningkatkan kenyamanan pengguna jasa dengan meluncurkan kebijakan baru yang mempermudah proses pengembalian dana (refund) dan perubahan jadwal (reschedule) tiket kapal ferry. Kebijakan terbaru ini memberikan kemudahan dengan penurunan biaya penalti yang lebih sederhana, serta pemanfaatan teknologi digital melalui aplikasi Ferizy.
Dalam keterangan tertulisnya di Merak, Banten, Corporate Secretary ASDP Shelvy Arifin menyampaikan bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus meningkatkan pengalaman pengguna, terutama setelah penerapan sistem digitalisasi tiket berbasis aplikasi Ferizy.

Sebelumnya, pengguna yang mengajukan refund atau reschedule harus menghadapi biaya penalti yang cukup tinggi, dengan dua kali potongan untuk refund dan reschedule. Kini, biaya penalti disederhanakan, hanya dengan satu kali potongan yang lebih ringan, yakni 25 persen dari harga tiket untuk refund dan 10 persen untuk reschedule.
“Dengan kebijakan baru ini, diharapkan pengguna dapat merasakan proses refund dan reschedule yang lebih efisien dan ramah pengguna, tanpa terbebani dengan biaya yang tinggi,” ujar Shelvy.

Pengguna yang ingin mengajukan refund dapat melakukannya melalui website trip.ferizy.com, atau menghubungi Contact Center ASDP di nomor 191 atau WhatsApp di 0811-1021-191. Sementara itu, layanan reschedule masih dalam tahap pengembangan dan akan segera tersedia di seluruh platform Ferizy.

Pengajuan refund dan reschedule ini dapat dilakukan hingga maksimal dua jam sebelum jadwal masuk pelabuhan, dan berlaku untuk tiket dengan harga minimal Rp50.000.
Menjelang periode Angkutan Lebaran 2025, ASDP juga mengimbau pengguna jasa untuk segera membeli tiket melalui aplikasi atau website Ferizy. Tiket dapat dibeli hingga 60 hari sebelum keberangkatan, khususnya di pelabuhan utama seperti Merak, Bakauheni, Ketapang, dan Gilimanuk, dengan pembelian tiket memiliki batasan radius tertentu di sekitar pelabuhan.
“Dengan kedisiplinan pengguna jasa dalam membeli tiket secara mandiri, diharapkan arus lalu lintas menuju pelabuhan dapat berjalan lancar. Kami juga mengingatkan untuk memastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum perjalanan,” tambah Shelvy.
Dengan inovasi kebijakan dan layanan berbasis digital ini, ASDP terus berkomitmen untuk menghadirkan layanan penyeberangan yang lebih modern, efisien, dan ramah pengguna.

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest article