Businesstrack.id- Aset kripto semakin menunjukkan peran penting dalam dinamika ekonomi global seiring lonjakan harga Bitcoin yang naik sekitar 6 persen hingga mendekati level 75.000 dolar AS pada pertengahan April 2026.
Kenaikan ini dipicu oleh fenomena short squeeze di pasar, yang terjadi di tengah memanasnya situasi geopolitik, termasuk ketegangan di kawasan Timur Tengah terkait blokade Selat Hormuz oleh Amerika Serikat dan respons tak terduga dari Iran.
Salah satu langkah yang menjadi sorotan adalah kebijakan Iran yang mewajibkan kapal tanker membayar “tol” menggunakan Bitcoin. Kebijakan ini dinilai menciptakan permintaan baru terhadap aset kripto sekaligus menjadi strategi alternatif untuk menghindari sanksi internasional.
Vice President Indodax, Antony Kusuma, menilai fenomena ini mempertegas posisi kripto sebagai instrumen strategis, tidak hanya sebagai aset investasi tetapi juga sebagai alat transaksi global.
Menurutnya, kombinasi faktor geopolitik, inflasi, dan dinamika pasar telah memperkuat persepsi Bitcoin sebagai alternatif lindung nilai (safe haven), terutama ketika tekanan terhadap mata uang konvensional meningkat.
Dari sisi makroekonomi, inflasi di Amerika Serikat yang mencapai 3,3 persen turut mendorong investor untuk melakukan diversifikasi ke aset alternatif. Selain itu, arus masuk dana ke ETF Bitcoin spot yang mencapai sekitar 1,94 miliar dolar AS sepanjang Maret hingga April juga memperkuat momentum kenaikan harga.
Sentimen positif ini turut mengangkat aset kripto lainnya. Ethereum tercatat naik sekitar 8 persen ke level 2.380 dolar AS, sementara Solana menguat 5,2 persen dan BNB naik 3,2 persen.
Meski prospeknya terlihat cerah, pelaku pasar tetap diingatkan akan tingginya volatilitas kripto. Faktor seperti kebijakan moneter, data ekonomi, serta kebutuhan likuiditas global masih berpotensi memengaruhi pergerakan harga dalam jangka pendek.
Perkembangan ini mencerminkan pergeseran besar dalam industri kripto, dari yang sebelumnya lebih identik sebagai instrumen spekulatif, kini mulai menjadi bagian dari sistem ekonomi global yang lebih luas.
