Businesstrack.id- Bank Jatim resmi meluncurkan versi terbaru aplikasi digital banking JConnect sebagai bagian dari upaya memperkuat konektivitas layanan keuangan bagi nasabah. Aplikasi ini hadir dengan berbagai peningkatan, mulai dari fitur yang lebih lengkap hingga sistem yang lebih cepat dan aman.
Direktur Utama Bank Jatim, Winardi Legowo, menyatakan bahwa inovasi ini merupakan kelanjutan dari transformasi digital yang telah dimulai sejak 2016 melalui layanan mobile banking, sebelum akhirnya berevolusi menjadi JConnect pada 2021.
Menurutnya, pembaruan ini bukan sekadar rebranding, melainkan bentuk komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan perbankan yang lebih terintegrasi dan sesuai kebutuhan masyarakat modern.
Versi terbaru JConnect kini dilengkapi dengan 36 fitur baru, termasuk login biometrik, portofolio terintegrasi, serta layanan top-up e-wallet seperti OVO, GoPay, DANA, dan e-money. Selain itu, tersedia pula fitur pengaduan online, pengelolaan kartu debit, hingga transfer terjadwal untuk memudahkan transaksi rutin.
Tak hanya dari sisi fungsi, JConnect juga menawarkan fitur personalisasi tampilan dengan pilihan tema warna yang dapat disesuaikan dengan preferensi pengguna.
Saat ini, aplikasi JConnect telah memiliki lebih dari 1 juta pengguna terdaftar. Melalui versi terbaru ini, Bank Jatim menargetkan jumlah tersebut meningkat hingga mencapai 2 juta pengguna pada akhir 2026.
Aplikasi ini dirancang untuk menjangkau berbagai segmen, mulai dari nasabah ritel hingga pelaku UMKM dan korporasi, termasuk masyarakat di daerah dengan akses terbatas terhadap layanan perbankan fisik.
Sebagai bagian dari peluncuran, Bank Jatim akan menggelar acara bertajuk JConnect Zone pada 1–3 Mei 2026 di Grand City Surabaya. Acara ini menghadirkan berbagai aktivitas seperti pengalaman digital perbankan, kolaborasi dengan UMKM, promo eksklusif, hingga layanan publik seperti pembayaran pajak dan pemeriksaan kesehatan gratis.
Kegiatan tersebut terbuka untuk umum dan diharapkan dapat meningkatkan literasi digital sekaligus mendorong adopsi layanan perbankan berbasis teknologi di Indonesia.
