Businesstrack.id- Bank Mandiri menetapkan pembagian dividen tunai sebesar Rp44,47 triliun dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Rabu (29/4). Nilai tersebut setara dengan 79 persen dari laba bersih tahun buku 2025.
Dividen per saham (DPS) ditetapkan sebesar Rp476,95, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp466,18. Dengan harga penutupan saham di level Rp4.430, imbal hasil dividen (dividend yield) perseroan tercatat sekitar 10,77 persen.
Manajemen menyatakan kebijakan ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam memberikan nilai tambah bagi pemegang saham sekaligus menjaga kinerja jangka panjang. Sebagian dividen, yakni Rp9,3 triliun, telah lebih dahulu dibayarkan sebagai dividen interim pada Januari 2026, sementara sisanya akan disalurkan setelah RUPST.
Selain pembagian dividen, perseroan juga memperoleh persetujuan untuk melakukan pembelian kembali (buyback) saham dengan nilai maksimal Rp1,17 triliun. Aksi korporasi tersebut akan berlangsung hingga April 2027, dengan saham hasil buyback dialokasikan sebagai saham treasuri untuk program kepemilikan saham bagi karyawan dan manajemen.
Dalam rapat yang sama, pemegang saham juga menyetujui sejumlah perubahan dalam jajaran pengurus perusahaan. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat strategi bisnis dan menjaga keberlanjutan pertumbuhan perseroan ke depan.
Keputusan-keputusan tersebut menegaskan posisi Bank Mandiri sebagai salah satu bank terbesar di Indonesia yang tetap fokus pada keseimbangan antara pembagian keuntungan kepada pemegang saham dan ekspansi bisnis jangka panjang.
susunan Dewan Komisaris dan Direksi Bank Mandiri menjadi sebagai berikut.
Dewan Komisaris
- Komisaris Utama/Independen: Zulkifli Zaini
• Wakil Komisaris Utama: Rudy Salahuddin Ramto*
• Komisaris: Luky Alfirman
• Komisaris: Yuliot
• Komisaris Independen: Mia Amiati
• Komisaris Independen: Bintoro K. Pardewo
Direksi
• Direktur Utama: Riduan
• Wakil Direktur Utama: Henry Panjaitan
• Direktur Operations: Timothy Utama
• Direktur Human Capital & Compliance: Eka Fitria
• Direktur Risk Management: Danis Subyantoro
• Direktur Commercial Banking: Totok Priyambodo
• Direktur Corporate Banking: Mochamad Rizaldi
• Direktur Consumer Banking: Saptari
• Direktur Treasury & International Banking: Ari Rizaldi
• Direktur Finance & Strategy: Novita Widya Anggraini
• Direktur Network & Retail Funding: Jan Winston Tambunan
• Direktur Information & Technology: Sunarto
*) Efektif berlaku setelah lulus Uji Kemampuan dan Kepatutan (fit and proper test) Otoritas Jasa Keuangan dan memenuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku.
