Bank Sumut Raup Laba Rp455 Miliar, Fokus Dorong Pembiayaan UMKM dan Ekspor

Must read

Medan, 22 September 2025 — PT Bank Sumut membukukan laba bersih sebesar Rp455 miliar hingga Agustus 2025, mencatat pertumbuhan 3,51 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini ditopang oleh peningkatan aset, penghimpunan dana masyarakat, dan penyaluran kredit yang sehat.

Direktur Bisnis dan Syariah Bank Sumut, Syafrizalsyah, menyampaikan bahwa total aset perseroan kini mencapai Rp47,5 triliun, atau tumbuh 11,77 persen secara tahunan (yoy).

“Pertumbuhan aset dan laba mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap Bank Sumut sebagai mitra keuangan,” ujar Syafrizalsyah dalam konferensi pers di Medan, Kamis (19/9).

💰 DPK Naik 13,61%, Kredit Tumbuh 6,93%

Bank Sumut mencatat dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp39,3 triliun, tumbuh 13,61 persen yoy, sementara kredit yang disalurkan mencapai Rp32,3 triliun, naik 6,93 persen yoy.

Sebagai bagian dari komitmen terhadap sektor produktif, Bank Sumut telah menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp1,5 triliun, yang sebagian besar mengalir ke pelaku UMKM di berbagai sektor strategis.

“UMKM tetap menjadi fokus utama kami dalam strategi intermediasi,” tambah Syafrizalsyah.

🌱 Dorong Sektor Ekspor dan Perluas Layanan

Bank Sumut juga memperkuat peran dalam mendukung perekonomian berbasis ekspor, sejalan dengan posisi strategis Provinsi Sumatera Utara yang berbatasan langsung dengan Malaysia dan Singapura, serta memiliki dua pelabuhan internasional: Belawan dan Kuala Tanjung.

Bank Sumut sedang menyiapkan layanan Trade Finance, termasuk Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN), untuk memfasilitasi perdagangan domestik maupun internasional.

“Kami ingin memberikan solusi finansial yang mendukung pelaku usaha daerah agar dapat masuk ke pasar global,” ungkap Syafrizalsyah.

🖥️ Transformasi Digital dan Tata Kelola Jadi Prioritas

Direktur Keuangan dan TI, Arieta Aryanti, menyatakan bahwa transformasi digital menjadi kunci penguatan layanan, dengan fokus pada efisiensi dan kenyamanan nasabah.

Sementara itu, Direktur Kepatuhan Eksir menegaskan pentingnya tata kelola dan manajemen risiko dalam menjaga kepercayaan publik dan mendukung pertumbuhan berkelanjutan.

“Setiap langkah bisnis Bank Sumut dijalankan dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian dan kepatuhan pada regulasi,” tegas Eksir.

 

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article