Danamon Catat Laba Rp1,1 Triliun di Kuartal I 2026, Melonjak 35 Persen

Must read

Businesstrack.id- PT Bank Danamon Indonesia Tbk membukukan kinerja impresif pada kuartal I 2026 dengan laba bersih konsolidasian sebesar Rp1,1 triliun, tumbuh 35 persen secara tahunan (year on year/yoy).

Direktur Utama Nobuya Kawasaki menyampaikan bahwa perseroan mengawali tahun dengan performa yang kuat, didorong oleh pertumbuhan kredit, penghimpunan dana, serta profitabilitas, dengan tetap menjaga prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan risiko.

Sejalan dengan perbaikan biaya kredit yang turun 13 persen (yoy), laba operasional konsolidasian Danamon tercatat sebesar Rp1,6 triliun. Sementara itu, pendapatan operasional sebelum pencadangan (PPOP) mencapai Rp2,6 triliun atau tumbuh 12 persen (yoy).

Dari sisi intermediasi, total kredit dan trade finance konsolidasian mencapai Rp216,2 triliun hingga akhir Maret 2026, tumbuh 9 persen (yoy). Pertumbuhan ini didorong oleh berbagai lini bisnis, termasuk enterprise banking dan financial institution yang tumbuh 11 persen, SME banking 9 persen, consumer banking 7 persen, serta pembiayaan melalui Adira Finance sebesar 5 persen.

Pada sisi pendanaan, total dana pihak ketiga yang mencakup giro, tabungan (CASA), dan deposito mencapai Rp176,1 triliun, meningkat 16 persen (yoy), mencerminkan kepercayaan nasabah yang terus menguat.

Dari sisi profitabilitas, margin bunga bersih (net interest margin/NIM) berada di level 7,6 persen, menunjukkan kemampuan perseroan dalam menjaga marjin di tengah dinamika suku bunga.

Kualitas aset juga menunjukkan perbaikan. Rasio loan at risk (LAR) turun menjadi 8,2 persen, membaik 2,4 poin persentase dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, rasio kredit bermasalah (NPL) bruto tercatat sebesar 1,6 persen, turun 30 basis poin, dengan tingkat pencadangan yang kuat tercermin dari NPL coverage ratio sebesar 290,6 persen.

Selain kinerja keuangan, Danamon juga terus memperkuat strategi bisnisnya melalui pengembangan ekosistem, khususnya di sektor otomotif. Penyaluran pinjaman sinergi bersama Adira Finance tumbuh signifikan sebesar 36 persen (yoy).

Di bidang digital, aplikasi D-Bank PRO mencatat pertumbuhan jumlah transaksi sebesar 31 persen dan nilai transaksi sebesar 39 persen. Sementara itu, layanan digital untuk nasabah korporasi juga menunjukkan peningkatan, dengan jumlah pengguna naik 24 persen serta pertumbuhan transaksi sebesar 11 persen.

Dengan kinerja yang solid dan kualitas aset yang terjaga, Danamon optimistis dapat melanjutkan pertumbuhan berkelanjutan sepanjang 2026 melalui penguatan ekosistem bisnis dan transformasi digital.

 

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest article