Sri Mulyani: Rasio Utang RI Termasuk Terendah di G20, Stabilitas Ekonomi Terjaga

Must read

Businesstrack.id- Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan bahwa rasio utang Indonesia termasuk yang terendah di antara negara-negara anggota G20, mencerminkan ketahanan dan stabilitas ekonomi nasional di tengah gejolak global.

“Rasio utang Pemerintah Indonesia dibanding negara G20 termasuk yang terendah,” ujarnya di Jakarta, Jumat (7/7).

📊 Data Kunci Ekonomi Indonesia (Triwulan I 2025):

  • Rasio utang luar negeri terhadap PDB: 30,6% (Data BI)
  • Pertumbuhan ekonomi (yoy): 4,87%
  • Pertumbuhan ekonomi (qtq): -0,98% (kontraksi musiman)
  • Inflasi Juni 2025 (mtm): 0,19%
  • Inflasi tahunan (yoy): 1,87%
  • Cadangan devisa: Tertinggi sepanjang sejarah (per Maret 2025)

Menurut Sri Mulyani, capaian ini merupakan hasil koordinasi kuat antara kebijakan fiskal dan moneter, terutama kerja sama erat Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia.

🧭 Kebijakan Pemerintah di Bawah Presiden Prabowo Subianto (8 Bulan Pertama):

  1. Efisiensi belanja negara: Pengurangan belanja K/L, dialihkan ke program prioritas.
  2. PPN 12% hanya untuk barang mewah.
  3. Stimulus konsumsi masyarakat.
  4. Stabilitas transisi pemerintahan.
  5. Program rakyat:
    • Makan Bergizi Gratis (MBG)
    • Stok beras 4 juta ton
    • Penghapusan utang macet UMKM
    • Pembentukan 80.000 Koperasi Desa Merah Putih

Sri Mulyani menegaskan bahwa kombinasi kebijakan fiskal yang efisien dan kebijakan moneter yang adaptif akan terus dijaga untuk mendukung prioritas pembangunan Presiden dan menjaga fondasi ekonomi jangka panjang Indonesia.

 

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest article